ABOUT ISLAM

Minggu, 12 Juli 2009

THE LAST SERMON

The Prophet Muhammad (peace be upon him) have companions, that in Arabic called "sahabah". This form is plural, and the singular is "sahabiy" (for masculin), and sahabiyyah (for feminine). Although Islam is regarded as the youngest of all revealed religions, it is not a new religion. Islam is a continuation of the first religion of God to man, purged, and purified, time after time, from all human adulterations, and restored to its original purity.
There were more than two hundred thousand companions of The Prophet Muhammad, and one hundred thousand are believed to have witnessed the last sermon of The Prophet Muhammad delivered after making his last pilgrimage, or hajj, to Mecca.
The Prophet Muhammad said, "Islam is based on five pillars: (1) testifying that there is no god worthy to be worshipped but God (Allah), and that Muhammad is the messenger of God and His servant; (2) performing the prayer; (3) paying the zakat or obligatory charity; (4) fasting the month of Ramadhan; and (5) performing hajj (yearly pilgrimage)."
Abu Bakr As Siddiq was an early person to convert to Islam, and a senior companion of The Prophet Muhammad. When The Prophet Muhammad died, Abu Bakr As Siddiq said, "If anyone amongst you used to worship The Prophet Muhammad, then The Prophet Muhammad is dead. But, if anyone of you used to worship God (Allah), then God is alive and shall never die."
All prophet from Adam (The First Prophet) to Muhammad (The Last Prophet) came to preach the same religion, which continued to grow and grow until it reached perfection at the hand of The Prophet Muhammad.
After The Prophet Muhammad's death, the leader of the Islamic group in Medina met in a hall or house called "saqifah", to discuss whom they would support as their new leader. All agrre that Abu Bakr As Siddiq became the new leader, or the first moslem caliph, who was given the title "Khalifatul Rasul" (Arabic), or "The Successor of Messenger of God". Abu Bakr As Siddiq's acceptance proved to be a milestone in The Prophet Muhammad mission.

Jumat, 10 Juli 2009

LOGIKA DEONTIK DALAM ISLAM

Logika deontik, adalah penarikan kesimpulan yang berkaitan dengan konsep-konsep, seperti: kewajiban, keharusan, kepatutan, kelayakan, dan permisibilitas (dapat dimaklumi). Sesuatu dikatakan logis secara deontik, bila ia sesuai dengan kewajiban, keharusan, kepatutan, kelayakan, dan permisibilitas.
Penentu kewajiban, keharusan, kepatutan, kelayakan, dan permisibilitas haruslah suatu Dzat yang menciptakan semesta alam (alam semesta dan alam akherat), yang memiliki kewenangan dan kekuasaan secara mutlak. Dengan demikian manusia tidak berhak menjadi penentu kewajiban, keharusan, kepatutan, kelayakan, dan permisibilitas.
Oleh karena Allah SWT merupakan pencipta semesta alam, maka hanya Allah SWT yang berhak menjadi penentu kewajiban, keharusan, kepatutan, kelayakan, dan permisibilitas. Kebenaran versi Allah bersifat mutlak, sedangkan kebenaran versi manusia bersifat relatif.
Kebenaran versi manusia bersifat relatif, karena ia memiliki peluang disusun dari ketidak-benaran. Kebenaran versi manusia terdiri dari: Pertama, kebenaran koherensi, di mana sesuatu dianggap benar bila konsisten dengan kebenaran sebelumnya. Kebenaran saat ini selalu berhubungan dengan kebenaran sebelumnya, hingga berjarak tak terhingga. Jarak historis yang relatif jauh inilah yang memberi peluang disisipkannya ketidakbenaran oleh manusia. Dengan demikian ada peluang ketidakbenaran dalam kebenaran koherensi. Bukti sejarahnya dapat dilihat, dari dihadirkannya Islam di alam semesta oleh Allah SWT, sebagai suatu agama yang merupakan koreksi terhadap agama-agama sebelumnya, yang telah diintervensi oleh manusia, dan telah disisipkan ketidak-benaran (lihat QS.2:79).
Kedua, kebenaran korespondensi, di mana sesuatu dianggap benar bila sesuai dengan fakta. Padahal fakta yang ditangkap oleh manusia hanya sebatas daya tangkap indera manusia dan alat bantunya. Di seberang ini semua, terdapat fakta yang berada di luar jangkauan indera, yang bahkan tidak mampu diserap oleh rasionalitas manusia. Fakta yang berada di seberang daya tangkap indera manusia dan alat bantunya ini, hanya dapat difahami dengan memanfaatkan prosesi pewahyuan dari Allah SWT kepada para RasulNya. Dengan demikian kebenaran korespondensi (kebenaran versi manusia) berpeluang mengandung ketidak-benaran.
Ketiga, kebenaran pragmatis, di mana sesuatu dianggap benar bila bermanfaat bagi manusia. Padahal jumlah manusia sangat banyak (lebih dari 8 miliar orang), sehingga kebenarannya tentulah beraneka ragam. Termasuk dalam hal ini, adanya keterbatasan manusia dalam menentukan kebenaran. Kesemua inilah yang kemudian menjadikan kebenaran pragmatis berpeluang mengandung ketidak-benaran.
Allah SWT menjelaskan, bahwa kebenaran itu bersumber pada Allah SWT (lihat QS. 2:147). Oleh karena itu, ketika kebenaran versi Allah SWT telah datang, maka ketidak-benaran yang selama ini dimuliakan dan diagung-agungkan akan hilang. Setiap manusia mendapat kesempatan untuk menetapkan pemikiran, sikap, tindakan, dan perilakunya. Namun demikian sebaik-baik pemikiran, sikap, tindakan, dan perilaku manusia, adalah pemikiran, sikap, tindakan dan perilaku yang sesuai dengan kebenaran versi Allah SWT.
Allah SWT juga menyatakan, bahwa sesungguhnya setiap manusia berbuat sesuatu menurut keadaannya, dan Allah SWT mengetahui manusia yang berada pada jalan yang benar (lihat QS.17:84). Kebenaran versi Allah SWT selanjutnya menjadi sumber, rujukan, dan acuan bagi perumusan kewajiban, keharusan, kepatutan, kelayakan, dan permisibilitas manusia.
Oleh karena itu, tidak patut, dan tidak layak, serta sangat tidak dapat dimaklumi kejahatan Pemerintah Republik Rakyat Cina terhadap Etnis Uighur di Provinsi Xinjiang. Telah sejak berdirinya Republik Rakyat Cina, Etnis Uighur yang beragama Islam mendapat tekanan dan diskriminasi, agar Etnis Uighur melepaskan keIslamannya. Pemerintah Republik Rakyat Cina bahkan mendorong Etnis Han agar mendesak Etnis Uighur, yang puncaknya adalah pembantaian terhadap Etnis Uighur pada awal Juli 2009. Tujuannya tidak lain adalah untuk memusnahkan Etnis Uighur dari masyarakat Cina. Namun demikian, sampai hari ini Etnis Uighur masih terus berupaya bertahan dan melawan penindasan yang dialaminya dengan segenap kemampuannya yang sangat terbatas.
Umat Islam seluruh dunia wajib, selayaknya, dan sepatutnya mendoakan dan membantu Etnis Uighur, agar berhasil dalam perjuangannya, yaitu mempertahankan nilai-nilai Islam yang dianutnya. Inilah bukti logika deontik dalam Islam, yang sedang diperjuangkan dalam kehidupan manusia di masa kini. Semoga Allah SWT berkenan meridhai perjuangan Etnis Uighur di Provinsi Xinjiang, Republik Rakyat Cina.

Sabtu, 04 Juli 2009

THE ESSENTIAL STEP

God (Allah) states, "The only religion in the sight of God is Islam" (Qur'an 3:19). In another verse of The Holy Qur'an, God states, "If anyone desires a religion other than Islam, never will it be accepted of him, and in the hereafter, he will be in the ranks of those who have lost" (Qur'an 3:85).
The Prophet Muhammad (peace be upon him) said, "Whoever testifies that there in none worthy of being worshipped but God, who has no partner, and that Muhammad is God servant and Prophet; and that Isa (Christians claimed as "Jesus") is the servant of God, His prophet, and His word which He bestowed in Mariam and a spirit created by Him; and the heaven is true; and that the hellfire is true: God will eventually admit him into heaven, according to his deeds" (Shaheeh Al Bukhari).
As a moslem, a person must declare, that he or she believe there is no god (the other God), but Allah (God), and Muhammad is the messenger of Allah. This declare is perhaps the bedrock belief in Islam. Without this declare a person is not considered a moslem, he or she still an unbeliever. This phrase is the essential step in a conversion to Islam, by someone who is not a born moslem. This creed will often be repeated by moslem constantly.
This declare will being a power (energy) for moslem to live and life in the world. This declare also give strong motivation for moslem to face to face with violence West Government in Palestine, Afghanistan, Iraq (include Abu Ghraib), and Guantanamo. Peoples know that West Government (USA, NATO, and Israel Government) had killed millions moslem peoples in Afghanistan, Iraq, and Palestine.
Moslem are prayer five times a day, include Friday prayer (one time a week), that make moslem have communicated with God. In his or her prayer, moslem face toward Mecca (for common direction) to worship God. In a verse of The Holy Qur'an (3:19) God states, "The only religion in the sight of God is Islam."

Jumat, 03 Juli 2009

MICHAEL JACKSON: "SO WHAT, GITU LOH?"

Ada tiga kematian fenomenal, yang menjemput tiga legenda musik dunia, yaitu: Pertama, Elvis Presley di tahun 1977, pada saat ia berusia 42 tahun. Kedua, John Lennon di tahun 1980, pada saat ia berusia 40 tahun. Ketiga, Michael Jackson di tahun 2009, pada saat ia berusia 51 tahun.
Kematian fenomenal ini memiliki kesamaan, yaitu sama-sama tragis. Pertama, Elvis Presley meninggal karena over dosis obat penenang. Kedua, John Lennon meninggal karena dibunuh oleh penggemarnya (Mark David Chapman) di depan apartemennya. Ketiga, Michael Jackson meninggal karena mengalami gagal jantung.
Satu-satunya perbedaan dari ketiga kematian ini, hanyalah kondisi Michael Jackson yang telah menjadi muslim sebelum ia meninggal. Hal ini memberi peluang baginya untuk mendapat ridha dan tempat yang layak di sisi Allah SWT.
Sebelum memeluk Islam, Michael Jackson adalah penganut Nasrani, atau Kristen, khususnya aliran Jehovah Witnesses. Pada tahun 2008, Michael Jackson beralih memeluk Islam dengan alasan, bahwa Islam adalah agama yang sesuai bagi dirinya.
Islam memang agama yang sesuai bagi setiap manusia dengan latar belakang ras, budaya, dan ekologi apapun. Sesungguhnya Allah SWT telah menetapkan Islam bagi manusia, maka janganlah mati melainkan dalam keadaan muslim (lihat QS.2:132). Tidak ada paksaan dalam memeluk Islam, karena telah jelas jalan yang benar dengan yang salah (lihat QS.2:256). Sesungguhnya agama yang diridhai Allah SWT hanyalah Islam (lihat QS.3:19).
Michael Jackson membaca syahadat, yang merupakan pernyataan menjadi muslim, di rumah sahabatnya, yaitu Steve Porcaro, yang beralamat di Los Angeles, dengan disaksikan oleh ulama setempat. Setelah menjadi muslim, ada satu hal penting yang sempat disampaikan oleh Michael Jackson, bahwa ia ingin memindahkan assetnya ke Bahrain. Hal ini dikarenakan ia mendapat tekanan dan fitnah yang semakin gencar, sejak ia menyatakan diri memeluk Islam. Namun ada satu hal penting yang sempat dilakukan oleh Michael Jackson sebelum kematiannya, yaitu membangun masjid yang megah di Bahrain, yang digunakan oleh masyarakat setempat sebagai tempat ibadah, serta pusat pendidikan dan pengkajian nilai-nilai Islami.
Michael Jackson mengikuti jejak kakaknya, Jermaine Jackson, yang telah memeluk Islam lebih dahulu. Ketertarikan Michael Jackson kepada Islam diawali dari membaca buku-buku tentang Islam, yang dihadiahkan Jermaine Jackson sepulang dari Mekah.
Sesungguhnya bila kebenaran telah datang, maka ketidak-benaran akan menghilang (lihat QS.34:49). Kebenaran itu dari Allah SWT (lihat QS.2:147), karena bila kebenaran diserahkan pada versi manusia, maka akan terjadi kekacauan (lihat QS.23:71). Sesungguhnya setiap orang berbuat sesuatu menurut keadaannya, maka Allah SWT mengetahui manusia yang berada pada jalan yang benar (lihat QS.17:84).

Sabtu, 27 Juni 2009

EXALTED CREATOR

The human body resembles a huge factory made up of many small machines that work together in perfect harmony. But most people do not think about how these basic actions take place. Just as all factories have a designer, an engineer, and a planner; the human body has an Exalted Creator.
For examples, when food is received into the stomach, the ability of the gastric juices to break down food is effectuated as a result of series of chemical change. During the secretion of this dissolving acid, the stomach wall simultaneously have to produce the secretion called "mucus". The acid in the stomach would destroy the stomach. Therefore, in order for life to continue, the stomach must secrete both fluids, acid and mucus, at the same time. Furthermore, an Exalted Creator of the human body (and the universe) is God (Allah).
God said, "O mankind, God have created you from a male and female, and have made you into nations and tribes, for you to know one another. Truly, the noblest of you with God is the most pious. Truly, God is All Knowing, and All Aware" (QS.49:13).
The Prophet Muhammad (peace be upon him) said, "O peoples! Your God is One, and your forefather (Adam) is one. An Arab is not better than a non Arab, and a non Arab is not better than an Arab. A red (i.e. white tinged with red) person is not better than a black person, and a black person is not better than a red person, except in piety."

Jumat, 26 Juni 2009

AGITASI BARAT TERHADAP IRAN

Sejak berdirinya Republik Islam Iran menggantikan Rezim Sekuler Syah Iran di Iran, Barat melakukan agitasi untuk meruntuhkan Republik Islam Iran. Agitasi adalah upaya-upaya sistematis untuk menghancurkan negara, pemerintahan, dan tatanan kehidupan bangsa dan negara lain.
Barat, yang terdiri dari Pemerintah Amerika Serikat, Eropa, dan Israel melakukan agitasi dengan berbagai cara, termasuk dengan memanfaatkan sebagian kecil Bangsa Iran, yang bersedia menjadi kaki tangan atau komparador Barat, atau Komunitas Iblis Internasional (lihat QS.2:120). Oleh karena itu, saat ini Iran mengalami guncangan relatif kuat secara politik dan sosial, karena proyek agitasi Barat mulai menampakkan hasilnya.
Proyek agitasi Barat memang disiapkan dengan penuh kesabaran dan kecermatan agar memberikan hasil yang menentukan, yaitu kehancuran dan keruntuhan Republik Islam Iran. Sebagai contoh, sejak tahun 2005 Pemerintah Amerika Serikat meningkatkan pengeluarannya untuk mendukung gerakan oposisi di Iran. Pada tahun 2005 Pemerintah Amerika Serikat yang selalu dzalim ini, telah mengeluarkan dana sebesar 75 juta dolar Amerika Serikat untuk mendukung gerakan oposisi di Iran. Dana ini digunakan untuk: (1) meningkatkan kemampuan stasiun televisi dan radio Amerika Serikat dalam melakukan agitasi terhadap Iran, (2) mendukung serikat pekerja dan aktivis hak asasi manusia Iran dalam menjatuhkan Pemerintahan Republik Islam Iran, (3) mendorong pelaksanaan pertukaran pelajar Iran dengan Amerika Serikat dalam upaya mendukung proyek agitasi, dan (4) membangun jaringan televisi dan internet independen di Iran yang bersedia mendukung proyek agitasi untuk meruntuhkan Republik Islam Iran.
Sebagai muslim, kita tentu berharap agar rakyat dan Pemerintah Republik Islam Iran dapat terus bersatu melawan agitasi Barat. Sebagai muslim, kita faham bahwa kekuatan Barat atau Komunitas Iblis Internasional relatif besar. Namun sebagai muslim, kita mengerti bahwa Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, mendukung perjuangan setiap manusia dalam menegakkan nilai-nilai Islam. Biarlah Allah SWT yang akan menentukan hasilnya, karena bagi setiap muslim yang wajib dilakukan hanyalah ikhtiar halal sekuat dan sebesar mungkin. Semoga Allah SWT berkenan melindungi Iran dari keruntuhan dan kehancuran.
Belajar dari Iran, maka Bangsa Indonesia hendaklah berpikir, bersikap, bertindak, dan berperilaku secermat mungkin. Jaga terus keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, laksanakan Konstitusi Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Konsensus Nasional. Dengan demikian insyaAllah Bangsa Indonesia dapat melawan agitasi Barat (Komunitas Iblis Internasional) dan para komparadornya.

Minggu, 21 Juni 2009

THE FINAL PROPHET

All prophets from Adam until Muhammad (peace be upon them) came to preach the same religion, which continued to grow and grow, until it reached perfection at the hand of The Prophet Muhammad. He was foretold in earlier scriptures, i.e. The Holy Bible. Thus Christians and Jews ought to recognize, that he was the final prophet of God (Allah).
This phenomenon has a symbolic, that God has commanded people to praise God, with follow a man who to be praised. This man is The Prophet Muhammad, who bring Islam from God to peoples. Islam is true religion ordained by God, and the only religion prevailing over all other religions.
Although Islam is regarded as the youngest of all revealed religions, it is not a new religion, but a continuation of the first religion of God to peoples, purged and purified, time after time, from all human adulterations and restored to its original purity. Islam is a simple, reasonable, practical religion, and free from priestcraft and the above charge. It is a way of life for the social, moral, and transcendental development of humanity.
Islamic civilization have very difference with West civilization (USA, Europe, and Israel). Islamic civilization have the social, moral, and transcendental development of humanity. Meanwhile, West civilization have the very hate of humanity. For the new evidence, look at the fell of humanity by USA, Europe, and Israel Government in Palestine, Afghanistan, Iraq (include Abu Ghraib Prison), and Guantanamo Prison. The violence of USA, Europe, and Israel Government in Palestine, Afghanistan, and Iraq have killed miilions moslem peoples.
Now USA Government have provoked the peoples of Iran to attack they government. USA Government also have provoked Pakistan Government to attack they peoples. This provoke have goal to killed moslem peoples, or USA Government wants moslem kill the other moslem.
This phenomenon has become the evidence, that the world need The Prophet Muhammad, the world need The Final Prophet, and the world need Islam.