ABOUT ISLAM

Tampilkan postingan dengan label internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label internasional. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Januari 2009

BERSYUKURLAH PADA ALLAH SWT

Tidak ada kata yang tepat diucapkan, selain "Alhamdulillaahi rabbil'alamiin" (segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam) ketika kita mengamati Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang dibangun oleh Bangsa Indonesia dengan nilai-nilai Islam, dalam format ideologi dan konstitusi nasional, yang berupa Pancasila dan Undang-Undang Dasar Tahun 1945.
Rasa syukur kepada Allah SWT perlu terus menerus disampaikan dalam wujud penguatan aqidah, ibadah, muamallah, adab, dan akhlak. Bukankah kita faham, bahwa Allah SWT menyayangi Bangsa Indonesia. Tanpa pertolongan Allah SWT, boleh jadi saat ini kita sedang mengalami nasib seperti saudara-saudara kita di Palestina yang tanahnya di rampok oleh Yahudi Israel (anggota Komunitas Iblis Internasional).
Bukankah Belanda (anggota Komunitas Iblis Internasional) dahulu juga berencana mendirikan Negara Hindia Belanda di tanah Indonesia. Bukankah Belanda saat itu memiliki persenjataan lengkap untuk menguasai tanah Indonesia. Bukankah Inggris yang bersenjata lengkap juga pernah berupaya menguasai tanah Indonesia, melalui serangannya ke Surabaya, di tahun 1945. Bukankah Bangsa Indonesia hanya memiliki "Bambu Runcing" dan senjata seadanya. Bukankah para pejuang selalu meneriakkan "Allah Akbar", ketika bertempur.
Oleh karena itu, para pendiri Negara Kesatuan Republik Indonesia mencantumkan kalimat, "Atas rahmat Allah..." di dalam konstitusi nasional (Undang-Undang Dasar Tahun 1945). "Allah" yang dimaksud dalam konstitusi nasional adalah, "Allah, Tuhan Yang Maha Esa," sebagaimana dimaksud dalam QS.112 atau QS. Al Ikhlas. Hal ini terlihat dari dasar negara, yang tercantum pada alinea ke-4 Undang-Undang Dasar Tahun 1945, atau Pancasila (ideologi nasional), di mana sila pertamanya adalah, "Ketuhanan Yang Maha Esa."
Berbekal rasa syukur kepada Allah SWT, maka Bangsa Indonesia bersimpati pada upaya Pejuang Muslim di Afghanistan, Iraq, dan Palestina dalam mengusir Komunitas Iblis Internasional (Yahudi Israel, Amerika Serikat, Inggris, Perancis, dan sekutu-sekutunya) dari tanah Afghanistan, Iraq, dan Palestina. Kita juga selayaknya mendukung rakyat dan Pemerintah Iran, yang akan dijadikan sasaran berikutnya kedzaliman neo kolonialisme dan neo imperialisme Amerika Serikat (anggota Komunitas Iblis Internasional).
Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, berkenan meridhai upaya segenap manusia, ketika mereka bersungguh-sungguh mencegah dan mengatasi kerusakan yang ditimbulkan oleh Komunitas Iblis Internasional.

Jumat, 23 Januari 2009

KEBODOHAN DAN KEMISKINAN

Beberapa negara, yang sebagian besar penduduknya beragama Islam, saat ini memiliki fenomena menyedihkan, yaitu sebagian besar masyarakatnya diliputi kebodohan dan kemiskinan. Kondisi ini tidaklah datang tiba-tiba melainkan melalui proses panjang kedzaliman Komunitas Iblis Internasional (lihat QS.2:120).
Sejak abad ke-16 hingga abad ke-19 negara-negara ini dijajah oleh Komunitas Iblis Internasional, dalam format kolonialisme dan imperialisme. Selanjutnya pada abad ke-19 hingga saat ini, Komunitas Iblis Internasional melanjutkan penjajahannya dengan format neo kolonialisme dan neo imperialisme. Pada masa kini Komunitas Iblis Internasional diidentifikasi terdiri dari Yahudi Israel, Amerika Serikat, Inggris, Perancis, dan sekutu-sekutunya. Sementara itu, fenomena yang menunjukkan adanya Komunitas Iblis Internasional dapat dilihat pada kasus Afghanistan, Iraq, dan Palestina.
Namun demikian, negara-negara yang sebagian besar penduduknya beragama Islam, dan masih terbelengu oleh kebodohan dan kemiskinan, janganlah patah semangat. Perbaiki terus kondisi yang ada, insyaAllah negara-negara Anda akan dapat keluar dari belengu kebodohan dan kemiskinan.
Allah SWT dalam QS.51:11-12 menyemangati hamba-hambanya agar keluar dari kebodohan. Allah SWT mengingatkan agar muslim jangan lalai dalam memanfaatkan kesempatan mendapatkan ilmu, pengetahuan, dan teknologi. Dengan tegas Allah SWT memotivasi agar muslim tidak melalaikan kesempatan ini.
Dalam hal kemiskinan, Allah SWT mengingatkan agar muslim menghindari kebodohan, dan membangun sinergi sesama muslim (lihat QS.89:15-18). Bukan saatnya lagi sesama muslim bersitegang. Bukan saatnya lagi Kaum Sunni menghina Kaum Syiah, atau sebaliknya. Bukan saatnya lagi Kelompok Nahdatul Ulama (NU) menghina Kelompok Muhammadiyah, atau sebaliknya. Jika hal ini dilakukan, maka yang melakukannya dapat dikategorikan orang-orang bodoh, yang berencana menghancurkan Umat Islam.
Sesungguhnya Umat Islam memiliki musuh bersama, yaitu Komunitas Iblis Internasional, yang dalam perspektif sejarah tercatat sebagai komunitas yang gemar menjajah, dengan terlebih dahulu "mengadu-domba" sesama Umat Islam. Oleh karena itu, sudah saatnya Umat Islam memperbaiki diri, merapatkan barisan, dan mengerahkan segenap pemikiran, sikap, dan perilaku dalam mengatasi kerusakan yang ditimbulkan oleh Komunitas Iblis Internasional.

Jumat, 09 Januari 2009

KOMUNITAS IBLIS INTERNASIONAL

Hari ini telah 763 orang warga sipil Palestina tewas di Gaza, akibat pembantaian yang dilakukan oleh Israel sejak tanggal 26 Desember 2008. Sesungguhnya sejak tahun 1920, Bangsa Palestina yang merupakan penduduk asli tanah Palestina telah dibantai oleh Yahudi Israel. Saat itu, Yahudi Israel dibantu oleh Inggris yang menjajah tanah Palestina. Selanjutnya ketika Negara Israel berhasil didirikan pada tahun 1948 oleh Yahudi Israel di tanah Palestina, dengan cara merampok tanah tersebut, maka dukungan diberikan oleh Amerika Serikat. Akhirnya saat ini Yahudi Israel mendapat dukungan kuat dari Amerika Serikat, Inggris, dan sekutu-sekutunya (Eropa Barat, Canada, Australia, dan lain-lain).
Berdasarkan data itu, fahamlah kita dengan firman Allah SWT dalam QS.2:120, yang dengan mengkaitkannya dengan QS.114, maka layaklah kita sebut, bahwa Israel, Amerika Serikat, Inggris, dan sekutu-sekutunya adalah "KOMUNITAS IBLIS INTERNASIONAL". Oleh karena itu, sudah selayaknya Umat Islam di seluruh dunia melakukan boikot terhadap produk-produk KOMUNITAS IBLIS INTERNASIONAL. Jangan beli produk KOMUNITAS IBLIS INTERNASIONAL, kecuali karena terpaksa. Misalnya, Anda mendapat inventaris barang dari kantor berupa barang produk KOMUNITAS IBLIS INTERNASIONAL, maka ini tergolong perkecualian. Namun sepanjang memungkinkan boikot produk KOMUNITAS IBLIS INTERNASIONAL, yaitu Israel, Amerika Serikat, Inggris, dan sekutu-sekutunya.
Percayalah, Allah SWT mendukung kita, tetapi karena saat ini bukan "era mukjizat" sebagaimana di masa para Nabi atau Rasulullah, maka setiap muslim harus berjuang. Allah SWT telah memberikan rekomendasi dalam QS.2:120 dan QS.114 agar Umat Islam di seluruh dunia melawan KOMUNITAS IBLIS INTERNASIONAL, yaitu Israel, Amerika Serikat, Inggris, dan sekutu-sekutunya, sesuai kemampuan masing-masing. Selamat berjuang saudaraku Umat Islam, tidak ada damai bagi KOMUNITAS IBLIS INTERNASIONAL.