ABOUT ISLAM

Tampilkan postingan dengan label serangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label serangan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Maret 2011

TIPUDAYA BARAT DI LIBIA

Banyak orang-orang yang ceroboh mengagungkan Barat sebagai penegak hak asasi manusia. Pada hari Jum’at 19 Maret 2011, Allah SWT memperlihatkan bahwa Barat adalah komunitas pengejar rente dan sumberdaya alam (minyak bumi). Pada hari itu Perancis, Inggris, Amerika Serikat, serta negara-negara Barat lainnya, dan yang pro dengan mereka, berbondong-bondong menyerang Libia, dengan alasan membela kelompok oposisi (pemberontak) Libia.


Begitulah ciri khas komunitas Barat, bila ada kesempatan menyerang negara berpenduduk muslim, maka mereka dengan sangat gembira akan melakukannya. Demikianlah yang dilakukan oleh Perancis, Inggris, Amerika Serikat, dan kawan-kawannya, yang dengan penuh kegembiraan melakukan serangan udara ke wilayah Libia, untuk menewaskan muslim Libia.


Sebagai muslim, kita seharusnya cerdas dan menolak serangan Barat di Libia. Jangan pernah mendukung serangan Barat di Libia, yang menewaskan saudara-saudara kita. Sesungguhnya serangan Barat di Libia adalah dalam rangka memperoleh konsesi minyak bumi di Libia, apabila oposisi berhasil berkuasa di Libia.


Dalam konteks serangan Barat di Libia, perhatikan penegasan Allah SWT, bahwa banyak di antara ahli kitab (Nasrani dan Yahudi) yang menginginkan agar Umat Islam tunduk pada mereka. Semua ini antara lain karena kedengkian mereka terhadap Umat Islam. Padahal semua ini mereka lakukan, justru karena mereka mengetahui kebenaran nilai-nilai Islam. Allah SWT juga telah mengingatkan, bahwa mereka tidak akan pernah rela atas penerapan nilai-nilai Islam oleh Umat Islam. Mereka ingin agar Umat Islam keluar atau meninggalkan nilai-nilai Islam, dan mengikuti cara hidup mereka, yang berarti tunduk pada mereka (lihat QS.2:109 dan QS.2:120).


Dalam konteks kekinian, dan berdasarkan sejarah di masa lalu, umat manusia sesungguhnya mengetahui bahwa karakter Barat adalah menjarah sumberdaya alam negara-negara lain, termasuk negara-negara yang penduduknya mayoritas beragama Islam.


Oleh karena itu, tolak serangan Barat terhadap Umat Islam di Libia. Waspadai tipudaya Barat yang membantu oposisi Libia untuk mendapatkan konsesi minyak bumi di Libia. Berdoalah, agar Allah SWT berkenan melindungi Umat Islam di Libia.


Semoga Allah SWT berkenan menggerakkan negara-negara berpenduduk muslim, dan tokoh-tokoh muslim dunia, untuk menjadi juru damai bagi oposisi dan pemerintah Libia. Walaupun mudah dimengerti, bahwa upaya mendamaikan oposisi dengan pemerintah Libia akan dihalang-halangi oleh Barat, karena akan menggagalkan upaya mereka mendapat konsesi minyak bumi di Libia.


Semoga Allah SWT berkenan melindungi Umat Islam Libia dari kejahatan Barat...


Catatan:


Dalam siaran persnya pada hari Minggu tanggal 20 Maret 2011, Pemerintah Jepang menyatakan dukungannya atas serangan Barat di Libia. Oleh karena itu, kita dapat lebih mudah memahami, mengapa Allah SWT menimpakan gempa berkekuatan 8,9 sekala richter dan tsunami kepada masyarakat Jepang beberapa hari yang lalu, yang menghancurkan 40 % wilayah Jepang dan menewaskan 20.000 orang.

Selama ini Pemerintah Jepang mendukung serangan dan penjajahan Amerika Serikat dan NATO (North Atlantic Treaty Organizations) di bumi Afghanistan dan Iraq.


Subhanallah...

Minggu, 03 Februari 2008

PEJUANG IRAQ

Pejuang Iraq adalah kaum muslim yang berusaha membebaskan negaranya dari penjajahan Amerika Serikat dan sekutunya, yang berlangsung sejak Maret 2003. Mereka berjuang sebagai bakti kepada Allah SWT, karena Allah SWT mewajibkan setiap muslim untuk berperang ketika negerinya diserang atau dijajah oleh orang-orang kafir (lihat firman Allah SWT dalam Al Qur'an).
Sejak Maret 2003 hingga 31 Januari 2008 Pejuang Iraq telah berhasil menewaskan 4.250 tentara kafir (Amerika Serikat dan sekutunya), yang terdiri dari 3.943 tentara Amerika Serikat, dan 307 orang tentara Sekutu Amerika Serikat (Inggris dan lain-lain). Khusus bagi tentara Amerika Serikat rata-rata setiap bulan dapat ditewaskan 23 hingga 135 orang, atau rata-rata 1 (satu) hingga 4 (empat) orang per hari.
Sementara itu, di Amerika Serikat ada tradisi, bahwa bila seorang tentara Amerika Serikat tewas maka pemerintah dan rakyat di negara bagian yang bersangkutan akan mengibarkan bendera setengah tiang. Faktanya hampir setiap hari (secara bergantian dari berbagai negara bagian) ada tentara Amerika Serikat yang tewas, maka hampir setiap hari bendera setengah tiang berkibar di negara bagian.
Hal ini berarti, meskipun bendera Amerika Serikat berkibar secara penuh di Iraq, namun ternyata bendera tersebut berkibar hanya sampai setengah tiang di negara-negara bagian Amerika Serikat. Inilah janji Allah SWT yang menyatakan, bahwa kaum kafir itu seolah-olah menang tetapi sesungguhnya mereka kalah (lihat firman Allah SWT dalam Al Qur'an).
Penderitaan Amerika Serikat masih ditambah lagi dengan jumlah tentara Amerika Serikat yang terluka parah sejak Maret 2003 hingga Januari 2008, sebanyak 28.000 orang. Sementara itu jumlah tentara Amerika Serikat yang mengalami gangguan jiwa sebanyak 100.000 orang. Hal ini masih ditambah dengan mahalnya biaya perang tentara Amerika Serikat, yang selanjutnya dibebankan kepada rakyat Amerika Serikat. Penderitaan tentara Amerika Serikat tidaklah cukup hanya di dunia, mereka juga akan diazab oleh Allah SWT di akherat, karena memerangi muslim.
Oleh karena itu, para analis dari berbagai negara (terutama Eropa dan Amerika Serikat) menyatakan, bahwa serangan dan penjajahan Amerika Serikat terhadap Iraq merupakan peristiwa terburuk dalam sejarah peradaban manusia. Serangan dan penjajahan ini telah menewaskan ribuan tentara penyerang dan jutaan rakyat Iraq, dan merupakan perang terbodoh yang pernah dilakukan tentara Amerika Serikat, karena berperang tanpa tujuan kemanusiaan.